LUWU TIMUR – Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, S.K.M., M.Kes., menghadiri kegiatan peneguhan pengurus sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pos Pekabaran Injil Angkona. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Angkona, Desa Tampinna ini berjalan dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat persaudaraan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Sinode GKI Sulawesi Selatan, Pdt. Drs. Immanuel The, D.Min., Ketua dan Pengurus Sinode GKI Palopo, Kepala Desa Tampinna, Muh. Yusuf, serta ratusan jemaat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jemaat GKI Pos Pekabaran Injil Angkona, baik dalam memperkuat komitmen pelayanan melalui peneguhan pengurus maupun sebagai langkah awal pembangunan rumah ibadah.
Ke depan, gereja ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan iman, pembinaan jemaat, dan penguatan nilai-nilai kasih dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Angkona menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru diteguhkan. Ia berharap amanah pelayanan yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat kebersamaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi jemaat dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, peneguhan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kepercayaan sekaligus panggilan untuk melayani dengan kerendahan hati, memperkuat persaudaraan, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Camat Angkona menyampaikan bahwa peletakan batu pertama pembangunan gereja bukan hanya menandai dimulainya pembangunan fisik rumah ibadah, tetapi juga menjadi simbol iman, pengharapan, persatuan, dan semangat gotong royong.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku, serta mendapat dukungan dari seluruh pihak sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat beribadah dan pembinaan spiritual bagi jemaat.
Lebih lanjut, Putu Gede Sudarsana menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal penting dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan kemajuan daerah.
Ia menyampaikan bahwa Bupati Luwu Timur menaruh perhatian serius terhadap pembinaan kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu Timur.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat demi menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Camat Angkona juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjunjung tinggi toleransi, saling menghormati, serta memelihara persaudaraan tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.
“Keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Mari kita jadikan perbedaan sebagai sarana untuk saling melengkapi dan memperkuat persaudaraan demi terwujudnya masyarakat Angkona yang aman, damai, dan sejahtera,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur, melainkan juga harus diiringi dengan pembangunan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat secara harmonis.
Sejalan dengan semangat Angkona SIGAP (Semangat, Inovatif, Tanggap, Adaptif, dan Profesional), Pemerintah Kecamatan Angkona terus mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang rukun, saling peduli, serta mampu bekerja sama dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan GKI Pos Pekabaran Injil Angkona dapat semakin memperkuat pelayanan kepada jemaat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menumbuhkan nilai-nilai kasih, kepedulian sosial, toleransi, dan persaudaraan di Kecamatan Angkona.
Pemerintah Kecamatan Angkona berharap pembangunan gereja tersebut dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi jemaat serta masyarakat luas, sekaligus semakin memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu Timur. (*)








