LUWU TIMUR – Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, berhasil meraih penghargaan sebagai Kecamatan dengan Produktivitas Hasil Panen Padi Tertinggi Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., M.T., I.P.M., dalam kegiatan Tudang Sipulung Percepatan Tanam Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, pada Rabu (14/10/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian sektor pertanian, khususnya produktivitas hasil panen padi di Kecamatan Angkona. Prestasi tersebut juga mencerminkan pentingnya kerja sama antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh petani dalam mendukung peningkatan produksi pangan daerah.
Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan kebanggaan bersama seluruh masyarakat Angkona, khususnya para petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras petani, pendampingan penyuluh pertanian, dukungan pemerintah daerah, serta sinergi berbagai pihak dalam mendukung kegiatan budidaya padi—mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen.
“Penghargaan ini merupakan kebanggaan kita bersama, terutama bagi para petani Kecamatan Angkona. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mendorong kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan Angkona berkomitmen untuk terus mendukung program percepatan tanam tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan instansi terkait, diharapkan potensi pertanian di Kecamatan Angkona dapat terus dikembangkan secara optimal.
“Untuk musim tanam ketiga pada November–Desember 2026, Kecamatan Angkona menargetkan seluas 1.500 hektar,” tutup Putu Gede.
Momentum Tudang Sipulung Percepatan Tanam Tahun 2026 ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan komitmen seluruh pihak dalam menghadapi tantangan sektor pertanian, termasuk pengelolaan lahan, ketersediaan sarana produksi, serta peningkatan hasil panen yang berkelanjutan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Kecamatan Angkona diharapkan semakin termotivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas hasil panen padi pada tahun-tahun mendatang.
Angkona SIGAP — Semangat, Inovatif, Tanggap, Adaptif, Profesional.











