Luwu Timur – Praktik dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU 7492901 Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tengah diselidiki oleh Polres Lutim. Diduga SPBU WOTU ramai melayani pengisian jerigen berkapasitas 30 liter BBM jenis solar subsidi. Puluhan jerigen yang terlihat di area SPBU dan di atas mobil menjadi bukti kuat dugaan awal penyalahgunaan.
Pengisian BBM menggunakan jerigen di SPBU Wotu ini berpotensi merugikan negara dan masyarakat umum yang seharusnya menjadi prioritas penerima subsidi. Polres Lutim telah melakukan investigasi dan memeriksa pengelola SPBU. Pihak kepolisian belum mengungkapkan hasil penyelidikan secara detail, namun mereka berjanji akan transparan dalam kasus ini.
Aktivis,jek meminta Dinas Koperasi dan UKM (Koporindak) Luwu Timur untuk ikut mengawasi praktik penyalahgunaan BBM subsidi ini. “Dinas terkait harus lebih selektif mengeluarkan surat rekomendasi. Kalau perlu, kita visit kapal untuk memastikan bahwa BBM subsidi tepat sasaran dan pemilik kartu nelayan sebab ini bisa menjadi celah modus oporandinya yang di lakukan oleh para tengkulak”, Ungkapnya.
di wotu sendiri kan seingat saya sudah ada khsusus sentral pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBN) jadi bagaimana sampai puluhan jergen di SPBU,” Jek juga meminta agar pihak berwenang meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi, serta meminta Pertamina agar manager SPBU Wotu diganti”, Lanjutnya.
Penyalahgunaan BBM subsidi dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar. Polres Lutim diharapkan dapat menangani kasus ini dengan serius dan transparan. Masyarakat berharap penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan negara.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Luwu Timur. Pihak kepolisian diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi. Dengan demikian, subsidi BBM dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak dan tidak diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ,”Tutup rispandi pria yang akrab di sapa bung jek.

















