LUWU UTARA — RSUD Andi Djemma Luwu Utara merespons keluhan masyarakat terkait pengalaman pelayanan yang dialami seorang pasien berinisial ny.D, warga Kecamatan Tanalili, saat melakukan kunjungan pelayanan pada Senin, 7 September 2026.
Direktur RSUD Andi Djemma Luwu Utara, dr. Riswan Idris, Sp.PD., M.ARS., menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama proses pelayanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Nn. D dan keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hal ini menjadi perhatian kami dan akan kami jadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar dr. Riswan, Selasa, 8 September 2026.
Menurutnya, setelah menerima informasi mengenai keluhan tersebut, pihak manajemen rumah sakit langsung melakukan penelusuran internal terhadap rangkaian proses pelayanan yang dialami pasien.
Hasil evaluasi awal menunjukkan adanya kendala komunikasi terkait pencatatan jadwal kontrol pasien serta proses pelayanan pada unit farmasi. Kondisi tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi manajemen untuk memastikan koordinasi antarunit dapat berjalan lebih baik.
“Kami terus berupaya memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan. Untuk pasien yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk pasien pasca rawat inap dan pasien dengan penyakit menular seperti TBC, aspek kecepatan, ketepatan dan kenyamanan pelayanan menjadi perhatian kami,” jelasnya.
RSUD Perkuat Pelayanan Pasien Prioritas
Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD Andi Djemma melakukan sejumlah langkah perbaikan, antara lain:
1. Memperkuat penerapan SOP pasien prioritas, termasuk lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta pasien dengan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.
2. Mengevaluasi alur administrasi pelayanan poli, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih sederhana dan terkoordinasi.
3. Memastikan kesiapan petugas pada setiap unit pelayanan, termasuk farmasi, sesuai dengan jam operasional pelayanan.
4. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi antarunit, agar informasi terkait jadwal dan kebutuhan pasien dapat tersampaikan secara tepat.
5. Memperkuat budaya pelayanan yang ramah dan empatik melalui pembinaan serta penguatan kapasitas petugas.
Dr. Riswan menegaskan bahwa RSUD Andi Djemma terbuka terhadap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan.
“Kritik dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting bagi kami untuk melakukan perbaikan. Kami ingin setiap pasien yang datang ke RSUD Andi Djemma mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah dan manusiawi,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan keluhan maupun masukan melalui saluran pengaduan resmi rumah sakit agar setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi.
“Komitmen kami adalah terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Luwu Utara,” tutupnya.
(Rusdianto Bashok)











