Mataublik.net-Luwu Timur, Erik Prasetia, pelajar berusia 14 tahun, tenggelam di Saluran Irigasi Pengairan BK 13 Desa Lestari, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 23 Juli sekitar pukul 16.30 WITA. Korban yang merupakan warga Dusun Sidodadi, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, tersebut ditemukan sudah tidak sadarkan diri setelah pencarian intensif dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD I Laga Ligo Wotu.
Erik tenggelam saat bermain air di saluran irigasi bersama tiga temannya. Meskipun dicegah, Erik nekat turun ke air dengan alasan ingin belajar berenang. Setelah beberapa kali melompat ke dalam air, Erik meminta tolong, namun temannya mengira dia hanya bercanda.
Saat menyadari bahwa Erik tidak muncul ke permukaan, teman-temannya berupaya melakukan pencarian dan meminta pertolongan. Polsek Mangkutana yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Simon Siltu, SH, MH, segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.
Tim Damkar dan warga setempat melakukan pencarian dengan cara menyelam di saluran irigasi. Setelah pencarian selama kurang lebih 1 jam 50 menit, Erik ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Jenazah Erik kemudian dibawa ke RSUD I Laga Ligo Wotu menggunakan mobil patroli Polsek Mangkutana.
Di rumah sakit, Erik dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan tindakan medis di UGD. Warga sekitar merasa terpukul dengan kejadian ini dan mengapresiasi upaya cepat tanggap dari aparat kepolisian dan tim penyelamat. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(red)

















